• Kreasi tas daur ulang

    Air minum dalam kemasan menjadi pilihan paling praktis untuk menghilangkan rasa haus. Di mana-mana mudah membeli air minum dalam kemasan....

  • Kejuron Keluarga Siaga Aktif

    Kelurahan Kejuron mewakili puskesmas Banjarejo lomba Kelurahan Siaga Aktif tingkat Kota Madiun. Lomba ini diikuti 6 kelurahan yang merupakan perwakilan dari masing-masing puskesmas di Kota Madiun....

  • Kampanye imunisasi MR

    Dalam rangka pencegahan penyakit Rubella pada anak Indonesia, pemerintah melalui dinas kesehatan mengadakan kampanye Imunisasi Measles Rubella (IMR)...

  • Baktisosial bekerjasa dengan GKJW

    Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) Kejuron bekerja sama dengan GKJW Kota Madiun pada hari Minggu, tanggal 21 Januari 2018 bertempat di Gedung Kesenian Kota Madiun, bekerjasama mengadakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan GratisKenanga ...

  • Pelaksanaan Imunisasi MR di Posyandu Kejuron

    Upaya menjaga Kesehatan Anak dapat dilakukan melalui perilaku sehari-hari. Membiasakan si Kecil makan makanan bergizi atau mencuci tangan sebelum dan sesudah makan merupakan kebiasaan-kebiasaan sehat ...

Senin, 22 Mei 2017

Mengenal Penyakit Rubella



Penyakit Rubella atau Campak Jerman merupakan penyakit inveksi akut yang sangat menular. Penyakit ini ditularkan oleh Virus Rubella melalui saluran nafas seperti batuk dan bersin. Secara sekilas gejalanya mirip dengan gejala penyakit campak seperti demam ringan, bercak kemerahan/rash, makulopapuler dikulit terutama wajah, lengan, kulit, dan kepala namun pada penyakit rubella disertai gejala pembesaran kelenjar limfe dibelakang telinga, leher belakang sub oksipital dan arthitis atau artharalgia (nyeri pada persendian). Komplikasi lain dari penyakit ini yakni diare, radang paru, otitis media, luka pada kornea dan kematian.

Rubella yang tertular pada ibu hamil trimester pertama dapat menyebabkan keguguran dan kecacatan pada bayi yang dilahirkan yang dikenal sebagai Congenital Rubella Cyndrome (CRS).

Selasa, 16 Mei 2017

CERDIK dan PATUH atasi Penyakit Tidak Menular (PTM)

Dewasa ini penyakit berkembang semakin pesat. Semakin banyak jenis penyakit yang diidap oleh manusia. Jika sebelumnya kematian banyak disebabkan oleh penyakit menular lain halnya dengan sekarang. PTM atau penyakit tidak menular justru menjadi momok paling menakutkan bagi masyarakt modern.
Image result for penyakit tidak menular

Penyakit tidak menular disingkat PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, tidak ditularkan dari orang ke orang. Penyakit tidak menular pada manusia mempunyai durasi panjang dan perkembangan umumnya lambat. 4 jenis penyakit tidak menular menurut WHO adalah penyakit kardiovaskular (seperti serangan jantung dan stroke), kanker, penyakit pernapasan kronis (seperti penyakit obstruksi paru kronis dan asma) dan diabetes.

Image result for polahidup cerdik

PTM dapat diatasi dengan cara pola hidup sehat dengan program CERDIK dan PATUH.

Image result for Penyakit tidak menular

Program CERDIK merupakan upaya pencegahan terhadap PTM meliputi :
1. Cek kesehatan secara rutin.
2. Enyahkan asap rokok.
3. Rajin olahraga .
4. Diet seimbang.
5. Istirahat cukup.
6. Kelola stress.


Sedangkan program PATUH dibuat untuk pasien penyandang penyakit tidak menular agar penyakit tidak semakin parah dan tetap terkontrol kesehatannya. Program ini meliputi:
1. Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter.
2. Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur.
3. Tetap diet sehat dengan gizi seimbang.
4. Upayakan beraktivitas fisik yang aman, serta.
5. Hindari rokok, alkohol dan zat karisogenik lainnya.




Kejuron Kelurahan Siaga Aktif Maju Lomba Tingkat Kota Madiun


Foto bersama Kepala Kelurahan Kejuron, Kader,
Petugas Puskesmas Banjarejo dan Tim Penilai

Senin, 15 Mei 2017 Kelurahan Kejuron mewakili puskesmas Banjarejo lomba Kelurahan Siaga Aktif tingkat Kota Madiun. Lomba ini diikuti 6 kelurahan yang merupakan perwakilan dari masing-masing puskesmas di Kota Madiun. Penilaian lomba di Kelurahan Kejuron dipusatkan di tiga lokasi yakni Pondok Keluarga Sentani sebagai lokasi penilaian Poskeskel, Posyandu Lansia Wukirotawu dan Posyandu Balita Tanjung.

Penilaian oleh tim juri

Penilaian dilakukan oleh tim juri dari Dinas Kesehatan dan KB Kota Madiun dengan ketua dr.Ismudoko yang merupakan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Menurut beliau lomba ini merupakan sarana mencari potensi Kelurahan di Kota Madiun untuk dapat dikembangkan oleh dinas.

Lomba meliputi seleksi administrasi dan inovasi dari poskeskel. Poskeskel merupakan sebuah organisasi yang dimiliki oleh kelurahan siaga aktif yang menjadi induk dari segala kegiatan swadaya masyarakat dibidang kesehatan.

Poskeskel Anyelir Kelurahan Kejuron di bawah pimpinan Bapak Ir. Tutus Tjahjono telah melakukan banyak inovasi yang positif seperti kegiatan yang dinamakan "Maju Pesat", "Jampi Manjur", "Gema Sehati", "Bumi Tahes" dan beberapa kegiatan inovasi lainnya. Kegiatan ini juga menggandeng beberapa pihak swasta sebagai CSR seperti Rotary Club, PMI, dan Panti Bagija.





Sabtu, 11 Maret 2017

Gratis Tensi Bikin Happy



Sabtu, 11 Maret 2017 Poskeskel Anyelir Kejuron bersama petugas puskesmas wilayah mengadakan jalan sehat dan cek tekanan darah gratis. Kegiatan ini pertama kali dilakukan sebagai bentuk inovasi dari Poskeskel. Kegiatan ini akan dilakukan secara periodik.



Kegiatan yang juga dihadiri bapak dan ibu lurah ini dilakukan di Lapangan Olah Raga Gulun Kejuron Kota Madiun. Diawali dengan berjalan mengitari lapangan, panitia acara mulai menyiapkan cek tensi. Sasaran dari kegiatan ini adalah pengguna lapangan dan masyarakat sekitar.




Kegiatan ini menarik banyak perhatian pengunjung lapangan. Salah satu pengunjung yang mendapat pelayanan adalah Ibu Budi. "Saya senang dengan adanya kegiatan ini semoga bisa rutin. Selain sehat karena bisa olahraga, sehat juga karena bisa cek kondisi kesehatan tubuh kita. Bisa konsultasi juga." kata Bu Budi.


Selain cek tensi gratis kita juga bisa berkonsultasi dengan petugas di lapangan. Jika memang ditemukan kecenderungan hypertensi petugas akan merujuk ke puskesmas atau dokter keluarga sebelum terlambat dan terjadi komplikasi.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat sadar dan lebih peduli dengan kesehatannya sehingga kedepannya kematian karena penyakit tidak menular (PTM) terutama hypertensi dan stroke bisa di cegah dan berkurang.